Siapa Pengganti Abah Anom?

Wednesday, 07 Sep 2011 | 06:18:01 WIB

Terkait

TASIK, (KP).-
Jutaan ikwan Thoriqat Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN) yang ada di seluruh Indonesia dan dunia berkabung atas wafatnya Kholifah, guru yang membimbing ajaran TNQ, KH Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin atau yang dikenal dengan sebutan Abah Anom.
Sang Mursyid dan waliyulloh tersebut telah berpulang ke Rahmatullah pada Senin (5/9) bertepatan dengan hari Jadi Pesantren Suryalaya (5/9) tahun 1905 dan di kebumikan pada Selasa (6/9) di pemakaman keluarga, persis bersebelahan dengan makam Abah Sepuh, KH Abdullah Nur Mubarok.
Lantas siapa yang akan menggantikan Almarhum dalam membimbing ikhwan pengamal TQN sepeninggalan Abah Anom. Sejauh ini pihak keluarga masih belum menentukan siapa yang akan menggantikan posisi almarhum.
Terlebih, posisi Kholifah atau Mursyid di TQN tidak bisa ditunjuk begitu saja, tetapi berjalan secara alamiah. Hanya saja untuk penerus pesantren Suryalaya tidak ada masalah dan berjalan efektif seperti biasanya.
"Untuk Pesantren kegiatan ditanggulani oleh Sekertaris yakni KH Baban Ahmad Jihad Sofia Buana Arifin," kata Sekertaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIE Latifah Mubarokiyah Ponpes Suryalaya, Eet Riswana.
Diakui Eet, penetapan seorang mursyid di Thoriqat Qodiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN) Suryalaya tidak melalui penunjukan atau pemilihan seperti di pesantren lain tetapi berjalan alamiah sesuai dengan petunjuk sang Kholik.
Namun belakangan ini muncul dua nama yang diyakini bakal menjadi penerus perjuangan almarhum Abah Anom. Dua nama tersebut masih termasuk keluarga besar almarhum, yakni, KH Noor Anom Mubarok yang merupakan adik kandung almarhum dan KH Zaenal Abidin Anwar, putra dari Kakak kandung Almarhum Abah.
Tokoh Sepuh Tasik, yang juga murid Abah Anon, R H Djadja Wiranatakusumah mengatakan kedua tokoh tersebut yang pantas meneruskan langkah perjuangan almarhum. "Keduanya pantas meneruskan perjuangan almarhum," kata Djadja. E-20/E-18***

Author : Enjang Sobarudin Dibaca : 3547 kali
Sent using Telkomsel Mobile Internet Service powered by
Ada 2 Komentar untuk berita ini Kirim Komentar Anda
  1. romli

    Comment Arrow Monday, 10 Oct 2011 | 11:08:59 WIB

    guru mursidku tidak meninggal, beliau ada didalam qolbu para ikhwan yang bener menjalankan TQN..antara dunia dan akherat herus seimbang derajat tinggi ...secara syareat guruku meninggal namun secara hakekat beliau ada sedekat urat leherku.......sekarang secra syaerat guruku tiada , siapa penggantinya,yaitu hamba alloh swt yang masih ada dialam ini yang bener2 menjalankan ilmu2 TQN mencontoh ke guruku...secara syareat ada di alam ini tetapi secara hakekat beliau mampuh membawa ruh-ruh orang sedunia menembus kehadapan alloh swt...itulah yang disebut guru mursyid, saranku yang bodoh ini berhati-hatilah memilih guru mursid khususnya yang berada dilingkukngan pejabat2 suryalaya salah memilih...bencana pasti terjadi..walohualam. waslam.


  2. hamba Allah

    Comment Arrow Saturday, 24 Aug 2013 | 14:51:45 WIB

    Mohon petunjuk Allah apabila ingin mencari penerus Abah Anom dan lakukan hingga 3X sehingga anda yakin bahwa itu benar petunjuk dari Allah. Apabila penerus itu telah ditetapkan maka perbanyaklah bersyukur pada Allah.


Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.